Perjalanan diawali dari Jakarta menuju daerah Puncak – Bogor bersama dengan rekan saya di JIP. Menggunakan kendaraan operasional kantor Suzuki Jimny Caribian. “Katanya nanti kita bisa langsung nyobain trek di sana nih. Yang penting pakai kendaraan 4×4,” terang rekan saya. Kami memang ingin menyambangi lokasi off-road baru yang berasa di sekitar ruas Tol Jagorawi.

post3_photo1

Untungnya tidak di akhir pekan, sehingga kemacetan yang biasa mendera daerah ini  tidak kami rasakan. Kami pun sampai di persimpangan Gadog. Tidak jauh dari situ Caribian langsung kami belokan kekanan pas patokan rumah makan Padang Sederhana.

post3_photo2

Ternyata ini menuju arah Pasir Muncang, jalan alternatif yang biasa digunakan saat Puncak macet. “Patokannya 6.5 Kilometer dari belokan itu. Sampai ketemu Polsek Mega Mendung,” terang Handito yang mengarahkan kami. Dan 100 meter dari Polsek pun kendaraan kami arahkan kembali ke kanan sampai di lokasi yang dituju.

post3_photo3

Lokasi ini bernama Jeep Station Indonesia, Disaster Center & Off-road Park (JSIDCO). Mata kami pun langsung terbelalak melihat tanah yang luas ini dijadikan ‘taman off-road’. Tanah seluas kurang lebih 10 hektar diubah jadi lahan yang memiliki beberapa macam jenis trek off-road. Mau jenis trek seperti apa? Mulai dari kubangan air, lumpur, pasir, alur air, dan batu. Semua ada di sini!

post3_photo4

“Saya sudah merasakan semua treknya. Dan handicapnya pun sangat beragam. Untuk latihan off-road sangat cocok,” terang Yuri yang kami jumpai di JSIDCO. Cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 100 ribu, bisa mencicipi semua trek sampai puas. Kalau seharian masih belum juga puas, bisa langsung buka tenda di lokasi camping ground yang disediakan. Kalau tidak bawa tenda tinggal sewa kamar berbentuk container. Jadi tidak usah khawatir kalau mau ajak seluruh anggota keluarga. Asyik bukan?

post3_photo5

Fasilitas lain tentunya juga ada. Di sini disediakan juga tribun buat penonton. Sehingga faktor keselamatan para pengunjung atau penonton benar-benar terjaga. Kalau lapar tinggal mampir ke warung makan yang juga tersedia di lokasi.

Selain untuk belajar atau latihan off-road, JSIDCO juga jadi sarana latihan saat menghadapi bencana alam dan juga pasca bencana. Nantinya di sini akan dibuat simulasi seolah-olah sedang terjadi bencana. Pastinya sangat berguna buat para komunitas jip yang selama ini kerap aktif dalam kegiatan sosial penanggulangan bencana alam.

post3_photo6

Tanggal 26-27 April ini JSIDCO akan diresmikan. Berbarengan dengan gelaran  Jambore Jeep 2014. “Tema acara nanti akan meriah dengan lampu. Dan penuh dengan musik,” terang Handito. Semeriah apa acaranya nanti? JIPmania harus datang dan lihat langsung pembukaanya nanti.

Iklan